Rabu, 20 Agustus 2014
Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
VENTURA, PERMAINAN GRAFIS ALA MORODADI PRIMA
 
08 Februari 2012


(Jakarta – haltebus.com) Bergairahnya industri pariwisata di Indonesia, ternyata berdampak pada industri karoseri. Tengok saja, tiga tahun terakhir industri karoseri diramaikan oleh produk-produk baru yang sebagian besar diserap oleh operator-operator bus pariwisata. Tak ingin ketinggalan, Karoseri Morodadi Prima di akhir tahun 2011 mengusung dua model baru sekaligus, New Patriot dan Ventura. “Sengaja kami meluncurkan dua model untuk tahun 2012,” kata Wakil Presiden Direktur Morodadi Prima David Lie saat dihubungi haltebus.com, Selasa (17/1/12) lalu.

Menurut David, peluncuran kedua produk ini tak terlepas dari mulai ramainya desain-desain bus yang dikeluarkan sejumlah karoseri di Indonesia. Namun, dia menegaskan, pihaknya tak serta-merta untuk ikut arus ‘mudahnya’ melepas produk. Dia  mengaku, dibutuhkan riset produk sebelum akhirnya memutuskan melepas New Patriot dan Ventura. “Kami mendengar masukan dari pelanggan kami, pengguna bus kami dan kami memulai riset pengembangan produk kami di tahun 2010,” katanya.

Produk Ventura yang diramu dari dapur Morodadi Prima di Malang cukup menarik. Ada ciri khas produk yang tak mudah ditiru oleh karoseri lain. Yakni keberanian membuat kaca runcing di kaca samping bagian belakang bus. Kaca samping bagian depan, bagian atas hingga ke kaca belakang, dilihat sekilas, seperti selendang yang menutup atap. Jika diteliti hasil kamuflase desain yang luwes ini menyisakan tingkat kesulitan di ‘ujungnya’, yakni kaca belakang.

Demi menghasilkan desain yang luwes, desainer Morodadi Prima membuat kaca khusus produk Ventura dengan sudut runcing dan kontur garis yang menyatu dengan lengkung desain. Jika tak cermat, anda mengira kaca ini dibentuk oleh cutting sticker, seperti pada tren cutting sticker yang belakangan muncul. “Kami sengaja membuat desain yang khas, tentunya tingkat kesulitannya cukup tinggi,” kata David.

Ciri khas utama produk Morodadi Prima, kata David, adalah keluwesan garis dalam bentuk lurus dan lengkung. Jika anda senang dengan bus dan kerap memperhatikan bus, garis ini akan terlihat di semua aspek bus karya Morodadi Prima. Dari sisi atas, samping, depan hingga ke belakang.

Selain kaca samping belakang yang runcing, keluwesan desain Ventura yang menonjol adalah di bagian pintu depan. Garis pilar depan yang kerap disebut selendang menurun tajam dan menyatu hingga bagian depan pintu. Tampilan ini dipermanis dengan aksen desain lengkung di bagian bawah pintu.

Butuh ketelitian untuk melihat keunggulan desain Ventura yang luwes ini. Selain dua hal yang menonjol di bagian samping depan dan belakang. Pada kaca pertama, penyatuan ‘selendang’ butuh kecermatan perhitungan. Pemotongan kaca untuk membentuk garis lengkung tidak hanya dilakukan di bagian atas, tetapi juga di bagian bawah ‘selendang’. Bagian atas kaca bagian kedua pun mengikuti lengkung ini.

Garis desain yang luwes tak mengurangi sosok ‘gagah’ Ventura. Tampilan lampu depan yang lebar dengan lampu LED biru yang manis. Dengan kaca depan yang lebar,tingg dan sedikit melengkungi, efek wajah Ventura menjadi terlihat lebih lebar. Lambang produk chassis bus pun dihiasi garis menonjol. Sederhana, elegan, dan tak lekang oleh waktu. Menjadi pesan utama dalam produk-produk karoseri yang berdiri sejak lebih dari tiga dekade lalu. “Kami tak terlalu senang dengan desain yang aneh-aneh, kami senang desain produk yang elegan khas bus-bus Eropa,” kata David.

Salah satu pelanggan Morodadi Prima, AKAS IV Probolinggo tertarik untuk membungkus chassis bus Golden Dragon-nya dengan Ventura. Menurut Manajer Operasional AKAS IV, Hardian Prayoga, model Ventura sangat cocok dengan chassis asal China ini. Yoga mengaku, tertarik dengan desain-desain keluaran Morodadi Prima karena sederhana, tetapi menarik dilihat.

Yoga bahkan memodifikasi lampu depan Ventura dengan lampu yang sesuai seleranya. Meski memiliki bentuk dan ukuran yang tak sama, lampu yang diinginkannya bisa terlihat pas dengan desain bagian depan bus. Kuncinya, lanjut dia, semua dikerjakan dengan tangan. “Awalnya dilihat bentuk lampunya, terus dicocokkan dengan desain grafis menggunakan komputer, baru diaplikasikan. Saya senang coba-coba untuk bus saya, dan Morodadi bisa mengaplikasikannya,” ujar dia.

Tak hanya itu, Yoga juga kesengsem dengan kerapian detail yang ditonjolkan desainer andalan David Lie. Karena itu, dia mengaku tak keberatan jika beberapa kali chassis busnya dijadikan model untuk perubahan pada desain-desain baru Morodadi Prima. Dia menambahkan, dari aspek kenyamanan penumpang, peredaman suara mesin yang masuk dalam kabin penumpang juga cukup baik. Suara mesin yang umumnya ada di bagian belakang, nyaris tak terdengar di bagian depan kabin. “Jadi gak cuma desainnya yang gak pasaran, masih ada keunggulan lain yang saya sukai,” katanya. (naskah : mai/foto : istimewa)

 
 
Space Iklan

Rp. 0,00

2008 MAN Noge Titanium 12.8

Rp. 119.000.000,00

Iris Bus Daily 40C14, 3.0TDi 17 seat minibus

Rp. 99.000.000,00

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     
Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Wisata    |   Iklan   |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013