Sabtu, 21 Juli 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
LONDON KUKUHKAN REKOR BARU PELOPOR BUS DOUBLE DECKER
 
06 Juli 2018


(Jakarta – haltebus.com) Walikota London, Sadiq Khan, mengumumkan pembelian armada bus listrik bertingkat (double-decker) terbesar di Eropa, Rabu (20/6/18). Pengumuman ini dilakukan Sadiq bersamaan dengan pertemuan pemimpin kota-kota di Inggris, seperti yang disebut dalam rilis pemerintah kota London. “Pertemuan hari ini adalah momen bersejarah bagi negara ini. Para pemimpin dari seluruh Inggris dan Wales tidak pernah bertemu dalam jumlah seperti ini untuk mengatasi kualitas udara yang buruk untuk kita. Ini menunjukkan betapa seriusnya masalah kita dan seberapa besar komitmen kita untuk menanganinya,” kata Sadiq Khan seperti yang dikutip di laman london.gov.uk.

Dalam kesempatan itu, Sadiq menyebutkan membeli 68 unit bus listrik double-decker untuk armada bus kota di London. Dia mengungkapkan, dalam beberapa tahun ke depan jumlah bus double-decker bertenaga listrik akan meningkat 10 kali lipat. Sementara ini untuk tahap pertama, dua rute yang dioperasikan oleh Metroline dari Barnet ke pusat kota London akan dilayani secara ekslusif oleh bus double-decker listrik.

Otoritas transportasi London (Transport for London –TFL) mengonfirmasi, 68 unit bus double-decker listrik itu akan bergabung ke dalam armada bus hijau (Green Fleet). Rencananya akan beroperasi pada musim panas mendatang. TFL sendiri telah mengoperasikan lima unit bus double-decker listrik di rute 98 dari Willesden ke Holborn sejak tahun 2016.

“Kami berkomitmen untuk mengurangi emisi dari bus London dan membuat rute 43 dan 134 (yang dilayani) bus listrik secara eksklusif merupakan langkah penting untuk armada bus tanpa emisi. Bus sangat penting untuk mengurangi ketergantungan orang-orang London pada mobil,” kata Direktur Operasional TFL Claire Mann menegaskan.

Sadiq sengaja mengumumkan rencana pembelian bus listrik dalam jumlah besar di hadapan peserta pertemuan khusus pemimpin kota-kota di Inggris dan Wales sebagai bentuk upaya menekan kualitas udara yang buruk. Pertemuan ini menjadi sejarah baru sekaligus salah satu cara mendesak pemerintah bisa mengatasi krisis kesehatan karena kualitas udara yang rendah. Pertemuan yang diinisiasi Walikota London, Jaringan UK100 untuk lingkungan yang bersih dan Institute of Public Policy Research (IPPR) itu dihadiri Anggota Parlemen dan Menteri Lingkungan Hidup Ingrris, Michael Gove.

Pemimpin kota-kota yang hadir antara lain dari Bradford, Bristol, Cardiff, Greater Manchester, Leeds, Leicester, Liverpool, London, Newcastle, Oxford, Sheffield, Southampton dan West Midlands. Mereka bergabung dalam gerakan bersama dan sepakat untuk menempatkan isu lingkungan yang bersih sebagai prioritas. Tidak berhenti sampai di situ, mereka juga berkomitmen untuk bekerjasama saling mendukung dalam jaringan untuk mencapai tujuan pengurangan emisi dan polusi di kota-kota di Ingrris.

Sementara itu, untuk London sendiri sebagai kota yang mendorong lingkungan yang bersih sudah menyatakan kampanye lingkungan melalui transportasi kota yang bersih dan tanpa emisi. Salah satu komitmen yang tegas adalah rencana TFL membeli 240 unit bus listrik tahun depan. Untuk bus double-decker dipilih yang bus listrik atau hybrid sedangkan untuk single-decker juga dipilih bus listrik tanpa emisi.

Pada 2037 TFL berharap seluruh armada bus di London sudah tak beremisi lagi. Sementara, untuk bus-bus yang baru sedang diproduksi oleh Alexander Dennis yang bermitra dengan BYD dari Cina dan Optare perusahaan asal Inggris. Adapun rute 43 yang akan dilayani adalah dari Friern Barnet ke London Bridge Station dan Rute 134 dari North Finchley Station ke Tottenham Court Road.

“Dengan tatanan penting ini, berarti armada bus double-deck listrik murni (London) terbesar di Eropa, akan membantu mengurangi emisi di seluruh ibukota. Bus listrik baik untuk kualitas udara dan meningkatkan pengalaman pelanggan, dengan lebih sedikit kebisingan dan lebih sedikit getaran, semuanya menciptakan perjalanan yang lebih nyaman,” kata Claire lagi menambahkan.




Banyak kota, termasuk London, juga menyerukan kepada Pemerintah Ingrris untuk menetapkan tahun 2030 sebagai batas waktu penjualan kendaraan bermesin diesel dan bensin. Tenggat ini 10 tahun lebih cepat dari komitmen Pemerintah Inggris yakni 2040.

“Di London kami membantu memimpin (kota-kota lain) dengan Zona Emisi Ultra Rendah dan saya senang dapat mengumumkan armada bus listrik bertingkat baru yang terkemuka di Eropa. Kami melakukan semua yang kami bisa untuk meningkatkan kualitas udara kami, dan kami membutuhkan pemerintah untuk menyesuaikan ambisi kami untuk menyelesaikan krisis kesehatan nasional ini,” ujar Sadiq menegaskan misi Kota London yang dipimpinnya. (naskah : mai/foto-foto : alexander-dennis.com/optare.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013